

Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong saat melakukan penukaran uang di kas keliling milik Bank Indonesia di halaman kantor gubernur, Senin (3/3). (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong menyebut fenomena di Papua sangat relevan dengan kondisi wilayah yang luas dan tantangan geografis yang ada. Dimana uang tunai masih menjadi pilihan utama dalam transaksi sehari-hari.
Oleh karena itu menurut Ramses, sangat penting untuk memastikan ketersediaan uang layak edar di seluruh wilayah, baik di kota maupun di daerah terpencil.
“Masyarakat harus bijak dalam berbelanja dan bertanggung jawab dalam menghadapi perayaan Idul Fitri,” kata Gubernur Ramses kepada wartawan, usai kegiatan Serambi 2025 di halaman kantor gubernur, Senin (3/3).
Ia menekankan pentingnya menjaga dan merawat rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, serta meningkatkan kesadaran untuk mencintai, bangga, dan paham tentang rupiah.
“Selain itu, kami juga mengajak masyarakat untuk mengutamakan penggunaan instrumen pembayaran non-tunai dalam transaksi sehari-hari, sebagai bagian dari dukungan terhadap digitalisasi sistem pembayaran di Papua,” ujarnya.
Page: 1 2
Kasat Narkoba Polres Keerom AKP Rony Romy Samori menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari…
Badan Gizi Nasional (BGN) resmi meluncurkan 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung pelaksanaan…
Tim yang diturunkan ke Wamena saat ini dari Menko Polhukam, BNPB, Danrem 172/ PWY, PLN…
Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…
Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…