Categories: METROPOLIS

Dua Lokasi Diintai, Polisi Amankan 195 Botol Miras

JAYAPURA – Dianggap berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, tim Sat Narkoba Polresta melakukan operasi minuman keras di dua titik. Alhasil, usai dilakukan pengintaian dan menelusuran ke titik penyimpanan, diperoleh sebanyak 195 botol minuman keras.

   Lokasi yang disambangi adalah di Entrop dan Jalan Baru Abepura.  Operasi dilakukan Jumat (1/12) dini hari. Sebanyak 195 minuman keras berbagai jenis dalam kemasan botol dan kaleng langsung diamankan oleh tim yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota AKP Irene Aronggear.

   Irene mengatakan, pihaknya melaksanakan atensi Kapolresta yang ingin menjamin keamanan dan kenyamanan warganya di Kota Jayapura apalagi menjelang kalender Kamtibmas 1 Desember.

   Dijelaskan bahwa pihaknya mengawali dengan mengunjungi seluruh toko miras yang ada di Kota Jayapura dan menghimbau untuk segera tutup, setelah itu pada pukul 00.30 WIT  dini hari kami lakukan monitoring aktifitas penjualan miras secara ilegal yang biasanya beroperasi di seputaran Entrop dan Jalan Baru Abepura.

  Lebih lanjut kata Wanita yang baru menjabat sebagai Kasat Reskoba Polresta tersebut, ketika melintas di Jalan Baru Abepura, pihaknya menduga kuat bahwa para pedagang miras secara ilegal sedang beraktifitas menunggu pembelinya.

  “Melihat situasi tersebut, tim langsung merespon dan turun ke TKP, namun pemilik miras tersebut langsung kabur meninggalkan lokasi. Tim lanjut melakukan pencarian barang bukti,” ungkapnya.

  Setelah dilakukan pemeriksaan di sekitar lokasi yang dicurigai, akhirnya sebanyak 195 minuman keras berbagai jenis berhasil diamankan yang disimpan di berbagai titik di sekitar lokasi.

  Minuman keras yang berhasil diamankan tersebut diantaranya, 2 botol King Horse, 2 botol Whiskey Drum, 5 botol Jenever, 15 botol Whiskey Robinson, 11 kaleng King Horse, 15 kaleng Bir Bintang kecil, 4 kaleng Bir Bintang Jumbo, 6 botol Bir Singaraja, 21 botol Bir Bintang Putih, 22 botol Bir Hitam, 12 botol Mansion House, 9 botol Vodka, 31 botol Anggur Merah Gold, 16 botol Anggur Kawa-kawa, 7 botol Anggur Api, 8 botol Anggur Javan, 4 botol Anggur Merah dan 5 botol Mansion House Jumbo.

   Irene menegaskan pihaknya akan mengatensi aktifitas penjualan miras secara ilegal tersebut, dimana kini seluruh masyarakat tengah bersiap-siap untuk menghadapi pesta demokrasi atau pemilu tahun 2024 mendatang.

   Sementara jelang 1 Desember di Kota Jayapura, pihak Kepolisian dalam hal ini Polresta Jayapura Kota bersama jajarannya menggelar patroli penuh selama 2 x 24 jam guna memberi rasa aman dan nyaman kepada warga. Kabag Ops Polresta Jayapura Kota Kompol M.B.Y Hanafi mengatakan, ratusan personel Polresta Jayapura Kota dan jajarannya dikerahkan saat itu.

“Jadi total sekitar 200-an personel kami kerahkan untuk lakukan patroli dari kemarin, malam hingga pagi tadi yang dilakukan secara bergantian. Kami juga dibantu oleh rekan-rekan dari TNI termasuk dari Brimobda Papua dan Dit Samapta Polda Papua,” ungkap Kabag Ops.

   Ia menambahkan bahwa menjelang Pemilu Tahun 2024  pihaknya tengah mempersiapkan segala sesuatunya, baik dari rencana hingga upaya apa yang akan ditempuh terkait pengamanan yang akan dilaksanakan nanti.

Ia mengajak seluruh komponen masyarakat baik dari instansi pemerintah,  semua para tokoh masyarakat dan warga di Kota Jayapura, untuk bergandengan tangan. “Mari menjunjung tinggi asas yang berlaku adil bagi sesama,” tutupnya.(ade/tri)

Tegar Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

14 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

15 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

16 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

17 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

18 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

19 hours ago