

Seorang volunteer Komunitas Rumah Bakau Jayapura menunjukkan bibit pohon yang akan ditanam belum lama ini. Pemberian ucapan selamat disarankan tak lagi gunakan krans bunga. (FOTO:Gamel/Cepos)
JAYAPURA – Banyaknya pejabat yang dilantik biasa identik dengan ucapan selamat. Bentuk ucapan ini juga masih menggunakan model lama yakni melalui krans bunga degan beragai ukuran. Umumnya seukuran tripleks yag kemudian diberi kaki dan dipajang di halaman pintu masuk rumah maupun gedung kantor.
Terkait itu, Komunitas Rumah Bakau Jayapura menyarankan agar ada kebiasaan baru yang lebih baik ketimbang sisa ucapan dari krans bunga tersebut hanya menjadi sampah. Sudah dibuat mahal namun berakhir menjadi sampah.
“Kami pikir perlu hal baru, tidak lagi menggunakan krans bunga yang dibeli dengan harga mahal tapi ujung-ujungnya hanya menjadi sampah. Hanya dilihat sehari dua hari kemudian dibuang,” kata Ronny Stanley, pengurus Rumah Bakau Jayapura, Minggu (2/3).
Ia melihat beberapa hari ke depan akan ada banyak pejabat yang kembali ke daerah masing-masing dipastikan ada banyak krans bunga yang dipesan. Kata Ronny memberikan ucapan dengan krans merupakan kebiasaan lama yang sepatutnya sudah dirubah. Apalagi saat ini banyak yang terdampak dari pemotongan anggaran sehingga semua patut berhemat.
Page: 1 2
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…
Dalam putusannya, MK mewajibkan adanya informasi yang jelas dan benar mengenai label warna serta simbol…