

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon
JAYAPURA – Moment 1 Juli yang masih disebut ada kaitan dengan hari proklamasi Kemerdekaan Papua untuk Kota Jayapura hingga Senin (1/7) sore kemarin nampak berjalan normal dan taka da riak riak berarti.
Meski demikian Polresta Jayapura Kota mencatat ada lokasi yang ditandai karena dianggap kerap dijadikan tempat untuk melakukan kegiatan – kegiatan yang bertentangan dengan NKRI. Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon mengatakan sebelum 1 Juli beberapa hari terakhir pihaknya sudah memonitor beberapa lokasi.
“Ada informasi yang kami terima dimana ada kongres Papua Merdeka dan sebagai kalender kamtibmas kami tetap memonitor,” kata Kaporesta saat ditemui disela – sela HUT Bhayangkara di Wisma Atlet, Mandala, Jayapura, Senin (1/7) kemarin.
Ia menyebut lokasi Kampwolker masih menjadi tempat yang ditandai karena secara terang – terangan memberikan undangan untuk kegiatan – kegiatan yang bertentangan.
“Langkah kami adalah antisipasi jangan sampai mengganggu keamanan disitu. Jika sifatnya ibadah ya silahkan saja tapi kalau sudah mengganggu ya tentunya kami akan tegakkan aturan,” tegas Victor Mackbon.
Dan iapun menyimpulkan bahwa pada 1 Juli kemarin situasi Kota Jayapur dan sekitarnya masih aman terkendali.
“Belum ada laporan terkait adanya Bintang Kejora yang dikibarkan atau gerakan lainnya,” tutup Kapolresta. (ade/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…