

Penandatangan penyusunan Musrenbang RKPD dan Otsus Provinsi Papua, di Sasana Krida, Rabu (1/5). Disaksikan langsung oleh Ketua MRP Papua, Nerlince Wamuar. (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Pj Sekda Suzana Wanggai menegaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2026 akan dihadapkan pada tantangan keterbatasan kapasitas fiskal daerah. Hal itu disampaikan Pj Sekda Suzana saat menutup musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) dan otonomi khusus (Otsus) Provinsi Papua yang berlangsung selama dua hari di Sasana Krida, Rabu (30/4).
Meski demikian, ia menekankan pentingnya dampak nyata dari program-program pembangunan terhadap kesejahteraan masyarakat Papua.
“Musrenbang ini adalah momentum strategis untuk memastikan bahwa kebijakan pembangunan benar-benar merespons kebutuhan masyarakat. Hasilnya akan menjadi bahan strategis dalam Musrenbang Nasional di Jakarta pada Mei mendatang,” ujarnya.
Senada dengan itu, Plt Kepala Bapperida Provinsi Papua, Jimmy Thesia menyatakan bahwa arah pembangunan Papua tetap berfokus pada program ‘Papua Sehat’, ‘Papua Cerdas’, dan ‘Papua Produktif’, dengan pendekatan ekonomi inklusif.
“Program prioritas ini akan dimasukkan dalam RKPD dengan fokus pada pengembangan potensi wilayah adat, terutama melalui Blueprint Ekonomi di kawasan Tabi dan Saireri,” kata Jimmy.
Page: 1 2
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…