

dr Ni Nyoman Sri Antari (FOTO:Robert Mboik Cepos)
JAYAPURA-Kondisi cuaca panas di waktu yang lama atau Elnino telah menyebabkan dampak buruk bagi masyarakat. Kepala dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari mengatakan, penyakit kulit banyak terjadi karena alergi, lembab, jamur dipicu keringat.
“Ini karena banyak keringat, sehingga terjadinya alergi, gatal gatal di kulit,” kata Ni Nyoman Sri Antari, Rabu (29/11).
Dia menjelaskan, ketika merasa panas orang biasanya mandi, bahkan mandi sesering mungkin. Mandi sering ini juga berdampak pada rentan terjadi kulit kering.
“Kita bisa mandi 2 sampai 3 kali sehari. Kalau kita mandi seperti itu kulit bisa kering, kemudian bisa alergi, ” tambahnya.
Dia menyebut, ada banyak kasus lain juga kadang terjadi akibat Elnino itu. Misalnya demam berdarah atau malaria.
“Penyakit-penyakit lainnya juga mesti diwaspadai, misalnya demam berdarah, malaria karena perindukan Nyamuk di kita tiba-tiba hujan tiba-tiba kering. Jadi itu menyebabkan perindukan nyamuk menjadi gampang. Yang Kita waspadai demam berdarah dan juga malaria,” jelasnya. (roy/tri)
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…