

Plh Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), Robert Simbolon melantik Kepala Perbatasan RI-PNG Skouw B. Mathilda Pusung di Kantor Perbatasan RI-PNG Skouw, Distrik Muara Tami Rabu (31/7) kemarin (foto:Takim/cepos)
JAYAPURA – Plh Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), Robert Simbolon atas nama Kepala BNPP RI, Tito Karnavian resmi melantik B. Mathilda Pusung sebagai Administrator dan pejabat pengawas pengelola Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Provinsi Papua di Kantor Perbatasan RI-PNG Skouw, Distrik Muara Tami Rabu (31/7) kemarin.
B. Mathilda Pusung Kepada Cenderawasih Pos usai pelantikan menyampaikan akan siap menjalankan amanat atau tugas baru sebagai Kepala PBLN Provinsi Papua di Skouw.
“Saya menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kepercayaan bapak Menteri Dalam Negeri yang diberikan kepada saya, dan pada prinsipnya saya siap menjalankan tugas ini dengan penuh tanggungvjawab dan siap bekerja dengan hati,” ujar Mathilda.
Sebagai Kepala PBLN Skouw, langkah pertama yang akan dilakukan Matilda adalah mempererat sinergitas dengan semua mitra termasuk masyarakat di wilayah perbatasan.
“Dalam menyelesaikan persoalan yang ada di wilayah perbatasan tentu kami tidak bisa sendiri dan pasti sangat sangat membutuhkan peran serta mitra-mitra, karena mitra-mitra ini merupakan suatu komponen yang sangat penting untuk kita jaga dan bekerja sama,” ungkapnya.
Dalam upaya mengatasi sejumlah persoalan yang sering terjadi di wilayah perbatasan RI-PNG, Mathilda berkomitmen untuk pentingnya kolaborasi dan kerjasama khususnya dalam masalah peredaran berbagai barang ilegal yang melintas di wilayah perbatasan tersebut.
“Saya berkomitmen akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan upaya-upaya pencegahan. Tapi pada dasarnya pendekatan dengan masyarakat sekitar menjadi hal yang sangatperlu untuk dilakukan,” tuturnya.
Setelah dilantik sebagai Administrator PLBN Provinsi Papua, Mathilda akui ada target yang harus diselesaikan.
“Pada prinsipnya, setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan pasti ada target, kalo saya yang pasti akan bekerja semaksimal mungkin, paling tidak lebih baik dari masa-masa sebelumnya,” jelasnya.
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Mathilda berharap dukungan dari semua sektor baik itu, pemerintah, Forkopimda maupun masyarakat yang ada di wilayah perbatasan RI-PNG tersebut.(kim/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…