

Pj Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun bersama Ketua MRP, Nerlince Wamuar berdiskusi saat menuju ruang rapat di gedung DPR Papua, Senin (29/7) lalu
JAYAPURA – Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas serta berdaya saing tinggi, diyakini bakal mampu mempercepat serta mengatasi permasalahan bidang pendidikan dan kesehatan, melalui program-program afirmasi yang telah di siapkan pemerintah daerah provinsi Papua.
Hal itu disampaikan oleh Pj Sekretaris daerah (Sekda) Provinsi Papua Derek Hegemur saat penutupan rapat paripurna tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggara 2024, Selasa (30/7) kemarin malam.
Hegemur menyebut akan memperluas layanan bagi masyarakat dengan pemeliharaan alat-alat kesehatan, obat-obatan, administrasi pelayanan dan pelayanan pasien rawat inap serta rawat jalan di Rumah Sakit.
Dia mengatakan, pelaksanaan pembangunan tetap berfokus pada pencapaian sasaran Pembangunan yang telah ditetapkan.
“Dapat kami sampaikan bahwa APBD, didasarkan pada prinsip-prinsip : ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan, efektif, efisien, ekonomis, transparan, dapat dipertanggungjawabkan, berkeadilan, kepatutan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Papua khususnya Orang Asli Papua,” jelas Hegemur.
Selain itu, kata Hegemur APBD Provinsi Papua, secara sungguh-sungguh telah mempertimbangkan segala masukan dan harapan demi kepentingan masyarakat.
Dia menjelaskan dalam Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Sosial Budaya, Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen dan memiliki pemahaman yang sama dengan DPRD Papua untuk memprioritaskan pembangunan SDM khususnya Orang Asli Papua di bidang pendidikan dan kesehatan melalui program-program afirmasi.
Hegemur menyampaikan untuk mencapai hal tersebut, dibutuhkan dukungan kebijakan serta sinergitas maupun keterpaduan dalam pelaksanaannya.
Tidak hanya itu Sekda Papua juga menyebutkan untuk Bidang Infrastruktur dan Sumber Daya Alam, Pemerintah Provinsi Papua tetap memprioritaskan percepatan pembangunan Infrastruktur dan sarana prasarana wilayah dalam mendukung katerbukaan isolasi wilayah yang dapat menghubungkan pusatpusat permukiman dan pusat-pusat ekonomi berbasis komoditas unggulan.
Untuk itu pemerintah daerah meningkatkan pengendalian dan evaluasi pada SKPD di bidang Infrastruktur dan Sumberdaya Mineral dalam optimalisasi penyerapan anggaran yang sangat berdampak untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan tentunya pada peningkatan PAD. (kar/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…
Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…
Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…
PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…
Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…