Categories: METROPOLIS

BTM Disebut Pemimpin yang Bisa Merakyat

JAYAPURA-Calon Gubernur Papua Benhur Tomi Mano (BTM) menggelar rapat terbatas bersama warga Lany Jaya yang tergabung dalam Relawan Tim Port Numbay Bersatu, bertempat di Dok 8 Atas, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Senin (30/6).

Ratusan warga yang berasal dari Kabupaten Lany Jaya dan beberapa wilayah pegunungan Papua lainnya tampak antusias menghadiri pertemuan tersebut. Dalam suasana hangat dan penuh semangat, warga menyambut BTM dengan meriah dan menyerahkan noken sebagai simbol komitmen dan dukungan mereka terhadap pasangan calon nomor urut 01, BTM-CK.

Sekretaris Tim Relawan Port Numbay Bersatu, Toniki Tabuni, menyatakan bahwa memilih BTM-CK merupakan langkah konkret untuk mendukung pembangunan Papua dalam lima tahun ke depan.

“Pilih BTM-CK sama saja kita dukung pembangunan Papua lima tahun ke depan. Karena hanya beliau yang benar-benar memahami pembangunan Papua,” tegas Toniki saat memberikan sambutan penutup.

Ia juga mengajak masyarakat Papua untuk memilih pemimpin yang merakyat dan tidak menjaga jarak dengan masyarakat. “Hanya BTM yang mau duduk dengan masyarakat, langsung di atas tanah. Yang lain itu sangat ketat. Kalau belum jadi saja sudah tertutup dan tak mau bertemu rakyat, apalagi kalau sudah jadi gubernur,” tambahnya.

Senada dengan itu, Ketua Tim Port Numbay Bersatu Distrik Jayapura Utara, Rudi Kogoya, menegaskan bahwa deklarasi ini merupakan bentuk nyata dukungan masyarakat Lany Jaya yang bermukim di Jayapura terhadap BTM-CK.

“Kami akan menjadi tim kerja pemenangan BTM-CK di Jayapura Utara. Batu dari gunung kalau sudah turun ke laut, tidak akan kembali ke gunung. Artinya, kami sudah putuskan untuk mendukung penuh BTM-CK. Pada 6 Agustus, 6.000 suara di Japut ini akan kami bungkus untuk mereka,” tegas Rudi.

Rudi juga menyampaikan bahwa masyarakat pegunungan lebih mengedepankan tindakan nyata daripada retorika. “Orang gunung tidak pandai bicara, tapi apa yang kami katakan, itu yang akan kami lakukan,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Karantina Papua Tolak 14 Ton Daging Ayam dari Surabaya

Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…

1 day ago

Di Gudang Arang, 2 Kelompok Warga Kembali Saling Serang

Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…

1 day ago

Buka Peluang Investor Asing Garap Perikanan Papua

Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…

1 day ago

Penyelundupan 925,38 Gram Ganja dari Distrik Tangma Digagalkan

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…

1 day ago

Setahun Kepemimpinan Gubernur, Komnas HAM Sampaikan Catatan HAM

Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…

1 day ago

Bupati Biak Pimpin Rombongan “Belajar” Pariwisata ke Raja Ampat

Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…

1 day ago