Tak hanya itu, kata Gerson, kejanggalan lain yang ditemukannya adalah kegiatan itu seharusnya dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIT tetapi mengalami keterlambatan sekitar 25 menit tanpa penjelasan. Hal ini semakin memicu tanda tanya atas profesionalitas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sebagai informasi Gerson dan beberapa jurnalis lainnya mengaku diundang oleh ketua KPU Kota Jayapura Marthapina Anggai untuk mempublikasikan kegiatan tersebut, namun kenyataannya di lapangan bukan informasi yang mereka dapat melainkan pengusiran yang ia terima.
Menanggapi itu Ketua KPU Kota Jayapura Marthapina Anggai membantah terkait dengan pengusiran terhadap sejumlah wartawan yang menjalankan tugasnya tersebut. Kepada Cenderawasih Pos Marthapina turut mempertanyakan itu. “Siapa yang usir mohon penjelasan?,” tanya Marthapina dengan singkat, Kamis (29/5).
Senada disampaikan Kadiv Hukwas KPU Kota Jayapura Ance Wally yang mengatakan bahwa kegiatan pelantikan sejumlah anggota DPP se-Kota Jayapura tersebut dilakukan terbuka untuk umum.
Bahkan kata Ance, dirinya justru mengaku tidak tahu terkait dengan pengusiran sejumlah wartawan yang meliput acara tersebut oleh salah satu komisioner. Ance menegaskan bahwa pengusiran tersebut murni bukan mengatasnamakan lembaga tetapi masalah pribadi dari salah satu komisioner.
Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…
Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…