Tak hanya itu, kata Gerson, kejanggalan lain yang ditemukannya adalah kegiatan itu seharusnya dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIT tetapi mengalami keterlambatan sekitar 25 menit tanpa penjelasan. Hal ini semakin memicu tanda tanya atas profesionalitas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sebagai informasi Gerson dan beberapa jurnalis lainnya mengaku diundang oleh ketua KPU Kota Jayapura Marthapina Anggai untuk mempublikasikan kegiatan tersebut, namun kenyataannya di lapangan bukan informasi yang mereka dapat melainkan pengusiran yang ia terima.
Menanggapi itu Ketua KPU Kota Jayapura Marthapina Anggai membantah terkait dengan pengusiran terhadap sejumlah wartawan yang menjalankan tugasnya tersebut. Kepada Cenderawasih Pos Marthapina turut mempertanyakan itu. “Siapa yang usir mohon penjelasan?,” tanya Marthapina dengan singkat, Kamis (29/5).
Senada disampaikan Kadiv Hukwas KPU Kota Jayapura Ance Wally yang mengatakan bahwa kegiatan pelantikan sejumlah anggota DPP se-Kota Jayapura tersebut dilakukan terbuka untuk umum.
Bahkan kata Ance, dirinya justru mengaku tidak tahu terkait dengan pengusiran sejumlah wartawan yang meliput acara tersebut oleh salah satu komisioner. Ance menegaskan bahwa pengusiran tersebut murni bukan mengatasnamakan lembaga tetapi masalah pribadi dari salah satu komisioner.
Mulai tahun akademik 2026, Unika Fajar Timur Papua dikabarkan mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk…
Isu gaji guru honorer Rp300 ribu mengemuka ketika pemerintah berencana mengangkat sekitar 32.000 petugas Satuan…
Surya, salah satu pedagang sayur keliling yang sehari-hari beroperasi menggunakan sepeda motor Supra 125 tua,…
Insiden penembakan terjadi di wilayah areal KM 50 PT Freeport Indonesia. Dari serangan ini dikatakan…
Berdasarkan laporan awal dan keterangan saksi, kejadian bermula saat pelaku diduga memasuki rumah korban secara…
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali menjelaskan, berdasarkan hasil…