

Prakirawan Cuaca BMKG Jayapura saat memantau kondisi cuaca di wilayah Papua.( Foto/Dok. BMKG
JAYAPURA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menyampaikan bahwa Provinsi Papua masih mengalami musim penghujan, khususnya di Kabupaten Jayapura, Keerom, dan Sarmi. Sementara itu, wilayah lainnya di Papua yang berada di luar zona musim memiliki tipe hujan monsunal satu (1), di mana curah hujannya turun secara merata sepanjang tahun.
“Hasil monitoring musim hujan menunjukkan bahwa wilayah Zona Musim di Provinsi Papua masih mengalami musim penghujan, khususnya di Kabupaten Jayapura, Keerom, dan Sarmi,” jelas Finnyalia Napitupulu, selaku Ketua Tim Meteorologi Publik BMKG Papua kepada Cenderawasih Pos, Rabu (29/4).
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga intensitas hujan cenderung cenderung berfluktuatif seiring berjalannya waktu akibat peralihan dominansi dari angin monsun asia ke angin mosun Australia.
Jelasnya, pada periode peralihan monsun seperti saat ini, potensi peningkatan intensitas hujan masih cukup tinggi di sebagian wilayah Papua dan dapat disertai kilat/petir serta angin kencang. Kondisi tersebut dipicu oleh peningkatan pemanasan permukaan yang mendorong pertumbuhan awan Cumulonimbus (awan badai).
“Anomali suhu muka laut di perairan utara Papua terpantau berada pada kondisi positif, yang berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan awan di wilayah utara Provinsi Papua,” ujarnya.
Selain itu, pantauan pola angin menunjukkan adanya belokan angin dan konvergensi akibat aktivitas siklonik, dimana hal ini dapat meningkatkan intensitas curah hujan. Secara keseluruhan mendukung proses pembentukan awan konvektif dan meningkatkan potensi terjadinya hujan.
Untuk mengetahui prospek cuaca sepekan ke depan wilayah Provinsi Papua pada periode, 30 April – 01 Mei 2026, BMKG menyampaikan secara detail yakni;
Pada, 30 April – 01 Mei 2026: Cuaca umumnya hujan ringan, dengan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Keerom dan Mamberamo Raya.
Page: 1 2
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…
Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…
Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…
Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…
Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…