Categories: METROPOLIS

Kurang Pengawasan, Pasca Razia PKL Kembali Lagi

  Sementara itu,  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jayapura, Papua, telah menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang  berjualan di atas trotoar maupun di jalan protokol, di Kota Jayapura pada, Senin (22/4) hingga Rabu (24/4) lalu.

    Pak Aji (52), salah seorang PKL yang berjualan dipingir jalan kelapa dua Entrop, Distrik Jayapura Selatan mengaku sebagai PKL di pinggir jalan, selama ini ditarik iuran Rp 10 ribu, untuk uang kebersihan dan keamanan setiap harinya.

  “Menurut saya itu emang kewajiban mereka sebagai keamanan, kebersihan, ketertiban, tapi kalau kita pedagang kaki lima itu tinggal nurutin prosedur,” kata Aji kepada Cenderawasih Pos, Senin (29/4) sore.

    Menurut Aji, yang terpenting apa yang dilakukan oleh Satpol-PP itu berjalan dengan aman dan tertib karena yang dibutuhkankan masyarakat itu ketenangan. Ia pun mengaku bahwa dirinya hanya mengikuti arus saja.  Untuk aturannya sendiri,  Aji mengaku  pernah ikut rapat bersama Satpol-PP untuk membahas hal tersebut.

   Dari hasil rapat tersebut, Aji mengaku diminta harus memberikan uang keamanan berjumlah Rp.10.000 per harinya. Uang tersebut dijanjikan sebagai uang keamanan dan kebersihan, tetapi nyatanya di lapangan tidak ada. Sebagai contoh, kata Aji, sampah di sekitar tempat jualannya itu tidak ada yang angkat, malah dirinyalah yang ditegur oleh petugas,  Aji sampaikan bahwa petugas di keamanan menyepelekan ketertiban di wilayah tersebut.

Padahal tiap hari dirinya memberikan iuran untuk kebersihan dan keamanan. “Kita ikuti arus aja namanya kita itu mencari ketenangan kedamaian,” lanjutnya Aji yang kembali berjualan di pinggir jalan

   “Saya harapkan penertiban (PKL) itu  jangan dibanding-bandingkan dan tebang pilih, kalau mau steril, steril semua, kadang-kadang semaunya aja, itu yang menjadi cemburu” ujar Aji yang mengaku juga pernah ditegur dari petugas keamanan Satpol-PP. (rel/cr-278)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Partisipasi Meningkat, Jadi Sarana Promosi dan Penguatan Kapasitas Pelaku UMKM Sagu

Partisipasi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam Festival Sagu yang diselenggarakan oleh Kementerian…

1 day ago

Akses Banti-Kimbeli Terputus Akibat Longsor

Cuaca ekstrem di dataran Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital…

1 day ago

Aparat Antisipasi Aksi 1 Mei

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan situasi keamanan…

1 day ago

Ketua Komisi II DPRP Buka Suara Terkait Pengungkapan Kasus BBM Subsidi

Kertua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Yulians Charles Gomar memberikan tanggapan terkait dengan persoalan…

1 day ago

Siapa Lebih Kuat, Garudayaksa Atau Adhyaksa?

Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit…

1 day ago

SMKN 3 Merauke Larang Siswanya Bawa HP ke Sekolah

Larangan membawa HP ke sekolah tersebut, lanjut dia, karena anak-anak tidak akan fokus belajar terlebih…

1 day ago