Ini penting, agar masyarakat mengerti dan paham bagaimana mekanisme pengurusan ternak tersebut. Termasuk penanganan limbah kotorannya yang telah menimbulkan bau tidak sedap dan menganggu kenyamanan masyarakat.
“Termasuk pengelolaan kotoran ternak itu seperti apa. Itu yang harus dilihat oleh para peternak, sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat lainya,” ujarnya.
Diakuinya, sejauh ini sudah ada pengaduan dari pihak-pihak tertentu mengenai keberadaan kandang ternak tersebut. Hanya saja masih sulit diatasi, selain karena mental peternak yang tidak mau tahu dampak yang dirasakan warga sekitarnya.
“Kalau kami itu dampak dan ketika ada aduan dari masyarakat ke kami, nanti kami akan turun. Sejauh ini sudah ada pengaduan terutama yang ada di kawasan Komplek kantor walikota. Kami hanya bisa menyarankan secara teknis kepada mereka supaya bisa menanam pohon, termasuk seharusnya mereka membangun septic tank,” ungkapnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…