Categories: METROPOLIS

Perkuat Pengawasan Telur Anpu, Pemprov Siapkan  Surat Edaran Baru

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau (anpu). Kebijakan tersebut sebagai langkah pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga sekaligus melindungi peternak ayam petelur lokal yang kini menghadapi penurunan harga akibat kondisi telur yang surplus.

   Asisten Bidang Umum dan Administrasi Setda Papua, Suzana Wanggai, mengatakan kebijakan pengendalian telur antarpulau perlu diperkuat menyusul laporan asosiasi peternak yang menyebutkan pasokan telur di Papua saat ini mengalami surplus.

  “Kami telah memiliki surat edaran sejak 2023 yang mengatur pengendalian masuknya telur dari luar daerah, namun perlu dilakukan penguatan lagi,” kata Suzana, kepada wartawan, Kamis (30/7).

  Menurutnya, surat edaran yang baru sedang disusun untuk memperkuat pelaksanaan pengawasan di lapangan. Pemprov Papua juga akan mendorong Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Papua agar lebih aktif mengawasi pergerakan pasokan telur antarpulau.

  “Dengan surat tersebut maka pengawasan akan diperkuat melalui surat edaran yang baru agar implementasinya di lapangan lebih efektif,” ujarnya.

   Suzana mengatakan kebijakan tersebut tidak dimaksudkan untuk menghentikan seluruh pasokan telur dari luar Papua. Pengaturan dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan kemampuan produksi peternak lokal.

  “Hal ini penting karena kelebihan pasokan di tengah daya serap pasar yang terbatas dapat menekan harga telur di tingkat peternak. Jika kondisi tersebut berlangsung lama, keberlanjutan usaha peternakan ayam petelur lokal berpotensi terdampak,” katanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

10 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

18 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

19 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

21 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

22 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

23 hours ago