Selain memperkuat pengawasan telur antarpulau, Pemprov Papua juga mengambil langkah untuk meningkatkan penyerapan telur produksi lokal melalui kegiatan pasar murah.
Suzana mengatakan pasar murah menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau sekaligus membuka ruang pemasaran bagi peternak lokal.
“Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, sementara peternak memiliki ruang untuk memasarkan hasil produksinya,” katanya.
Menurutnya, rendahnya daya serap telur di pasaran tidak hanya dipengaruhi oleh tingginya pasokan. Kondisi perekonomian dan daya beli masyarakat juga menjadi faktor yang turut memengaruhi permintaan.
Karena itu, langkah pemerintah akan dilakukan secara beriringan melalui penguatan pengawasan pasokan dari luar daerah dan peningkatan penyerapan telur lokal. “Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan keberlangsungan usaha peternak ayam petelur di Papua,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…
“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…
Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia. Lebih dari 17…