Categories: METROPOLIS

Anak Sekolah Harus Memiliki Pengetahuan Kepramukaan

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan kursus mahir tingkat dasar untuk pembina Pramuka. Kursus ini selain karena program dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura,  tetapi juga ada kolaborasi dan sinkronisasi dengan Kwarcab kota Jayapura.

Karena itu pihaknya memberdayakan sebanyak 55 peserta dari 5 distrik yang ada di wilayah pemerintahan Kota Jayapura untuk mengikuti kegiatan ini.

“Mereka terdiri dari guru-guru yang ada di tingkat SD,  SMP dan juga SMA SMK, “kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura Selasa (30/7) kemarin.

Dikatakan, Pemerintah Kota Jayapura menginginkan agar anak-anak yang ada di semua sekolah di kota Jayapura di semua jenjang pendidikan yang ada, memiliki dasar kepramukaan  dan mereka memiliki pengetahuan yang sangat baik pula dan pada akhirnya kegiatan pramuka tentunya dapat memberikan dampak tersendiri bagi perubahan peserta didik itu sendiri.

“Kaum milenial saat ini enggan terlibat dalam kegiatan yang diselenggarakan di lapangan. Kalau di Pramuka itu kan banyak kegiatan baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan sehingga kita harapkan ini dapat menumbuhkan rasa cinta mereka pada tanah air dan bangsa ini, “ujarnya.

Selain itu dari kegiatan pramuka itu juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta mereka terhadap lingkungan dan masyarakat.  Itulah yang paling penting Mengapa kegiatan pramuka ini perlu digalakkan di semua tingkatan pendidikan di kota Jayapura.

“Saat ini kita punya lingkungan banyak sekali sudah terkontaminasi dengan ulah manusia itu sendiri,  di Dasa Darma Pramuka itu kan selain kepribadian tetapi juga cinta lingkungan, itu kan penting,” ujarnya.

Karena itu dengan pelaksanaan kegiatan kursus dasar ini Pemerintah Kota Jayapura mengharapkan setelah mereka selesai dan kembali ke masing-masing sekolah,  para Pembina ini harus bisa memberikan perubahan dalam sekolahnya dan ada hasil.

“Tadi saya juga sudah sampaikan ke Kwarcab tolong di data berapa sih kita punya kakak-kakak pembina yang punya sertifikat KMD dan KML.  Supaya nanti tahun depan kita bisa buat kursus lanjutan. Data itu penting supaya kita pakai untuk acuan,”tambahnya.(roy/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Laga Pamungkas

Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…

21 hours ago

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

1 day ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

1 day ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

1 day ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

1 day ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

2 days ago