Kegiatan ini juga bertujuan untuk yang pertama; meningkatkan keterampilan masyarakat, memberikan pengetahuan dan tata cara menghadapi dan menyelamatkan diri saat bencana. Kedua, membentuk sikap dan perilaku sadar bencana agar masyarakat dapat bertindak cepat dan tepat saat terjadi keadaan darurat. Dan yang ketiga, mengurangi resiko bencana serta menciptakan budaya sadar bencana.
Dalam amanatnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Mimika mengatakan, letak geografis Negara Republik Indonesia berada di wilayah Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) sehingga cukup menjadi ancaman.
“Bencana non-alam dan sosial sosial merupakan ancaman nyata yang terjadi di depan mata kita semua. Oleh sebab itu, melalui kegiatan sosialisasi KIE saat ini sangatlah penting agar kita semua dapat melakukan tindakan mitigasi terhadap semua ancaman bencana yang akan terjadi,” kata Agustina.
Pemerintah Kabupaten Mimika dalam menghadapi banjir tidak dapat berjalan sendiri dan butuh kerja sama dengan semua pihak. Agustina pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pemerintah dalam hal penanggulangan bencana. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penilaian itu disampaikan PAHAM Papua menyusul laporan polisi yang didaftarkan Mama Yasinta di Polda Metro…
Bagi masyarakat Kamoro, Karapao bukan sekadar selebrasi visual. Ini adalah poros warisan leluhur yang melilitkan…
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…