

Pelajar SMPN3 yang mendapatkan program MBG, Jumat (26/9) (FOTO:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah diminta terus melakukan evaluasi terhadap program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Sehingga implementasi daripada MBG dari hari ke hari semakin membaik. Hal ini disampaikan Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Purnama Sinaga, di sela-sela Bakti Sosial TNI di SMP Negeri 3 Jayapura, Jumat (26/9).
“Kami harap ada eveluasi dan perbaikan ke depannya,” katanya, kepada wartawan.
Ia juga menyebut bahwa belum semua sekolah di Kota Jayapura mendapat program MBG. Khusus untuk tingkat SMP, dari 43 sekolah. Baru 28 sekolah yang sudah merasakan program ini.
“Kami dari dinas sebatas memantau, namun dari hari ke hari jumlah dari penerima manfaat MBG bertambah,” katanya.
Sementara Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP), Nerlince Wamuar mengapresiasi program MBG yang telah berjalan di Provinsi Papua. Walau program ini belum berjalan maksimal, tetapi perlu mendapatkan dukungan dari semua stakeholder di tanah Papua.
Nurlince mengatakan bahwa program MBG di Papua ke depan perlu ada kolaborasi dengan petani lokal, untuk mempercepat MBG berjalan dengan baik dan sukses di berbagai daerah di Papua.
“Program ini sangat membantu masyarakat, khususnya para orang tua. Karena anak-anak telah mendapatkan makanan bergizi langsung di sekolah. Hal ini mengurangi beban pengeluaran keluarga dan memungkinkan orang tua untuk menabung uang jajan anaknya,” ungkapnya kepada wartawan.
Namun, dalam evaluasinya selama program ini berjalan, beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terutama terkait rantai pasokan bahan pangan.
Ia menyayangkan bahwa banyak dapur MBG masih membeli bahan makanan dari pengusaha atau pedagang di pasar, bukan dari kelompok petani lokal.
“Kalau dari pengusaha, bisa satu ikat sayur Rp10.000. Tapi kalau langsung dari kelompok tani, bisa cuma Rp5.000 atau Rp4.000. Selain lebih murah, ini juga bisa mensejahterakan petani lokal,” katanya.
Page: 1 2
Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…
Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…