Ketua MRP juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara dapur sekolah dan kelompok tani di Papua, termasuk kelompok perempuan tani di kampung. Dengan demikian, dapat membantu dan memperkuat ekonomi lokal serta meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap program pemerintah.
Selain soal distribusi bahan pangan, Nerlince juga memberi masukan terkait menu makanan yang disajikan. Ia berharap makanan yang diberikan kepada siswa lebih sehat dan minim penggunaan minyak. “Anak-anak harus makan makanan sehat, tidak berminyak,’” katanya.
Ia berharap, Badan Gizi Nasional di Papua terus melakukan evaluasi dan perbaikan demi keberhasilan program MBG di Papua dan daerah lainnya.
“Ini program yang bagus dari presiden. Kita dukung penuh, tapi juga kita beri masukan agar ke depan bisa lebih menyentuh langsung ke masyarakat, terutama petani-petani kita,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Terkait dengan itu, Rona mengimbau kepada masyarakat khususnya yang ada di Merauke -Papua Selatan untuk…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Asmat melalui…
Bupati mengungkapkan bahwa transportasi laut mulai mengalami kendala serius, di mana kapal cepat yang menjadi…
Menurutnya, TPAKD bukan sekedar forum koordinasi melainkan instrumen kebijakan daerah guna memperluas inklusi keuangan masyarakat,…
Dalam arahannya, Bupati Frans Mote menegaskan bahwa pembangunan 10 unit rumah ini tersebar di beberapa…
Dalam arahannya, Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si menegaskan bahwa Reformasi Birokrasi bukan sekadar…