

Aparat keamanan ketika menghadang massa aksi di di Jalan WR Supratman Timika, Kamis (22/8) kemarin. (foto:Moh. Wahyu Welerubun/Cenderawasih Pos)
Dari Simulasi Polres Mimika di Jalan WR Supratman
MIMIKA – Polres Mimika melibatkan Linmas, Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran (Damkar), Brimob Batalyon B Pelopor, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika serta jajaran TNI dari Kodim 1710/Mimika dan serta Dinas Perhubungan mengadakan simulasi aksi massa terkait hasil Pilkada. Simulasi ini dilaksanakan di Jalan WR Supratman Timika, Kamis (22/8) kemarin.
Pantauan Cenderawasih Pos di lokasi, sejumlah anggota Satuan Lalulintas bersama petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika tengah memblokade jalan dan melakukan pengalihan arus Lalulintas.
Kabag Ops Polres Mimika, AKP Sajuri mengatakan, meski dalam pelaksanaan simulasi masih terdapat banyak kekurangan yakni sarana dan prasarana yang belum dapat ditampilkan semua hingga kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
Kendati demikian, pelaksanaan simulasi ini berjalan aman dan lancar hingga selesai. “Jadi itu semua hari ini belum bisa kita munculkan. Jadi kita besok (akan menampilkan semua) jadi itu yang belum kita laksanakan hari ini,” katanya kepada wartawan usai simulasi.
Rencananya, simulasi ini akan kembali dilanjutkan di hari terakhir pada Jumat 23 Agustus 2024 dengan jumlah yang lebih banyak dan lengkap serta menghadirkan seluruh unsur pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Mimika. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…