Johannes menyebut, berdasarkan pantauan bahwa banjir ini terjadi akibat sampah yang dibuang sembarangan menyebabkan saluran air tersumbat. “Pertama Ini akibat dari ada beberapa drainase yang ditutup oleh masyarakat sendiri, kedua ini karena sampah dan lain-lain,” ucap Johannes kepada wartawan, Selasa malam.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PUPR Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengatakan pihaknya akan melakukan foto melalui udara untuk menganalisa wilayah yang menjadi buangan air di daerah aliran sungai (DAS) terdekat.
Dengan begitu, pihaknya dapat melakukan normalisasi untuk mengatasi masalah banjir yang terjadi di beberapa titik di dalam kota Kabupaten Mimika.
“Kita turunkan alat berat secepatnya untuk buka jalan saluran darurat supaya air jalan ke DAS, supaya jangan air meluap lagi. Ini langkah awal karena darurat,” pungkasnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dijelaskan, selama ini, aktivitas parkir terus meningkat seiring bertambahnya kendaraan dan berkembangnya pusat-pusat perdagangan, perkantor
Bupati Jayapura Yunus Wonda sebelumnya telah menerbitkan imbauan agar peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya…
Selama berada di lokasi KKN, para mahasiswa menjalankan berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., mengatakan program tersebut merupakan…
Para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis narkotika yang beredar di masyarakat, di antaranya ganja…
Ia meminta OPD terkait segera melakukan pendataan dan penertiban pasar berdasarkan zonasi. Penataan harus…