Johannes menyebut, berdasarkan pantauan bahwa banjir ini terjadi akibat sampah yang dibuang sembarangan menyebabkan saluran air tersumbat. “Pertama Ini akibat dari ada beberapa drainase yang ditutup oleh masyarakat sendiri, kedua ini karena sampah dan lain-lain,” ucap Johannes kepada wartawan, Selasa malam.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PUPR Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengatakan pihaknya akan melakukan foto melalui udara untuk menganalisa wilayah yang menjadi buangan air di daerah aliran sungai (DAS) terdekat.
Dengan begitu, pihaknya dapat melakukan normalisasi untuk mengatasi masalah banjir yang terjadi di beberapa titik di dalam kota Kabupaten Mimika.
“Kita turunkan alat berat secepatnya untuk buka jalan saluran darurat supaya air jalan ke DAS, supaya jangan air meluap lagi. Ini langkah awal karena darurat,” pungkasnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Sebanyak 2.851 pencari kerja (pencaker) memanfaatkan pelaksanaan Job Fair yang digelar Pemerintah Provinsi Papua selama…
Minat lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Papua Selatan (Papsel) untuk mengikuti seleksi sekolah…
Untuk menjernihkan air yang dipompa dari Rawa Biru ke setiap pelanggan PDAM di Merauke, Kementrian…
nggota Komisi II DPR RI sekaligus Ketua Panitia Khusus (Pansus) UU Otonomi Khusus (Otsus) Papua,…
Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…
Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari pesawat Piper PA 23-250…