Johannes menyebut, berdasarkan pantauan bahwa banjir ini terjadi akibat sampah yang dibuang sembarangan menyebabkan saluran air tersumbat. “Pertama Ini akibat dari ada beberapa drainase yang ditutup oleh masyarakat sendiri, kedua ini karena sampah dan lain-lain,” ucap Johannes kepada wartawan, Selasa malam.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PUPR Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengatakan pihaknya akan melakukan foto melalui udara untuk menganalisa wilayah yang menjadi buangan air di daerah aliran sungai (DAS) terdekat.
Dengan begitu, pihaknya dapat melakukan normalisasi untuk mengatasi masalah banjir yang terjadi di beberapa titik di dalam kota Kabupaten Mimika.
“Kita turunkan alat berat secepatnya untuk buka jalan saluran darurat supaya air jalan ke DAS, supaya jangan air meluap lagi. Ini langkah awal karena darurat,” pungkasnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…