Johannes menyebut, berdasarkan pantauan bahwa banjir ini terjadi akibat sampah yang dibuang sembarangan menyebabkan saluran air tersumbat. “Pertama Ini akibat dari ada beberapa drainase yang ditutup oleh masyarakat sendiri, kedua ini karena sampah dan lain-lain,” ucap Johannes kepada wartawan, Selasa malam.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PUPR Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengatakan pihaknya akan melakukan foto melalui udara untuk menganalisa wilayah yang menjadi buangan air di daerah aliran sungai (DAS) terdekat.
Dengan begitu, pihaknya dapat melakukan normalisasi untuk mengatasi masalah banjir yang terjadi di beberapa titik di dalam kota Kabupaten Mimika.
“Kita turunkan alat berat secepatnya untuk buka jalan saluran darurat supaya air jalan ke DAS, supaya jangan air meluap lagi. Ini langkah awal karena darurat,” pungkasnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…
SMAN 4 Jayapura mulai mempersiapkan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027…
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota pada masa non-tahapan…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…