

Edward Sihotang (foto:Priyadi/Cepos)
SENTANI – Kehadiran perusahaan perkebunan sawit di Kabupaten Jayapura tidak hanya memperkuat ekonomi daerah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata melalui Dana Bagi Hasil (DBH) ke dalam APBD serta menyerap tenaga kerja lokal.
Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang, Rabu (20/8)
Meski demikian, pihaknya tetap meminta perusahaan untuk melaporkan jumlah karyawan yang telah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
“Karena di sana juga sudah terbentuk serikat pekerja. Jika terjadi perselisihan antara perusahaan dan karyawan, kami dari Disnakertrans akan ikut turun dan melakukan mediasi,” jelasnya.
Edward juga mengingatkan bahwa keberadaan perkebunan sawit harus tetap memperhatikan aspek lingkungan. Menurutnya, dampak terhadap ekosistem menjadi perhatian serius dan perusahaan diminta tetap menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…