Categories: MIMIKA

Cuaca di Laut Timika Memburuk, Nelayan Diminta Waspada

MIMIKA – BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika memperkirakan terjadi cuaca buruk di wilayah perairan Amamapare Timika dalam beberapa hari ke depan.
Cuaca buruk ini akan dibarengi dengan gelombang tinggi dan angin kencang yang berpotensi membahayakan dunia pelaran, terutama bagi para pelaut yang beraktivitas dengan mengunakan perahu kecil seperti nelayan.

Untuk itu, BMKG mengimbau agar para nelayan yang beraktivitas di wilayah pesisir Mimika dapat lebih berhati-hati dalam menghadapi cuaca buruk ini.

Dalam prakiraan cuaca harian yang dirilis oleh Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin bahwa saat ini kecepatan angin di wilayah perairan terpantau cukup kuat, sehingga berdampak pada kondisi gelombang laut. Kecepatan angin di laut mencapai 5 sampai 15 knot atau sekitar 10 hingga 30 kilometer per jam.

Menurut BMKG, angin yang bertiup lebih kencang tentu menyebabkan gelombang laut menjadi lebih tinggi. Saat ini, tinggi gelombang di perairan Mimika berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.

Peningkatan kecepatan angin mempengaruhi kondisi musim penyimpanan atau pancaroba yang saat ini terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia yang mengakibatkan angin kencang berpotensi lebih sering muncul.

Prakiraan cuaca ini berlaku hingga tiga hari ke depan. Oleh karena itu, nelayan diimbau untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca sebelum melaut. Bagi masyarakat khususnya nelayan yang ingin melaut dapat mengakses informasi prakiraan cuaca melalui petugas syahbandar di pelabuhan, grup informasi cuaca BMKG setempat maupun secara langsung ke kantor BMKG.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

9 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

17 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

18 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

20 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

21 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

22 hours ago