

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra. (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Dinas Kesehatan Kabupate Mimika masih berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait pengganti obat biru atau DHP-Frimal yang langka di Timika. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra saat dikonfirmasi pada Sabtu (7/6/2025) mengatakan, sebagai gantinya, pihaknya tengah berkoordinasi untuk pengadaan obat D-arteep Dispersible berwarna putih.
Sebab, kata Reynold mengatakan bahwa kekosongan obat DHP-Frimal ini sendiri sudah berlangsung sejak bulan Maret 2025 lalu.
“Obat itu untuk sementara, mudah-mudahan bulan ini sudah ada. Saya sudah komunikasi dengan kementerian kesehatan, target memang dari bulan Maret itu, nanti akhir Juni itu baru obat biru,” kata Reynold Ubra.
Reynold menjelaskan, obat D-arteep Dispersible punya khasiat yang sama dengan obat biru, yaitu membereskan parasit di dalam darah manusia yang terpapar malaria.
Namun, pil berwarna putih ini mempunyai dosis yang sedikit lebih rendah dari DHP-Frimal. Karenanya, jika dosis yang diberikan kepada seorang pasien malaria dengan obat biru adalah 3 dan seterusnya sesuai berat badan, maka pil berwarna putih nantinya akan diberikan dengan dosis dalam jumlah banyak.
“Obat itu kan obat program, tetap ada cuman dosis saat ini kan kita tetap obat itu punya khasiat. Hanya saja per tablet itu dosisnya agak rendah sehingga memang kalau dikasih jumlahnya yang tadinya (Pada Obat Biru) tiga itu (sekarang) jumlahnya banyak,” ungkap Reynold.
Page: 1 2
Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…