

Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Fajar Zadiq tengah diwawancarai awak media. (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Fajar Zadiq mengatakan, dua orang pelaku perampokan disertai kekerasan yang ditangkap pada Senin, 26 Februari 2023 lalu merupakan sindikat perampok lintas provinsi.
Iptu Fajar menjelaskan, mereka merupakan komplotan residivis yang lingkup kerjanya mulai dari Mimika (Papua Tengah), Makassar (Sulawesi Selatan), Samarinda (Kalimantan Timur) dan Surabaya (Jawa Timur).
“Begitu terus, (mereka) kalau sudah lakukan aksi di sini pindah-pindah nanti balik lagi,” kata Iptu Fajar.
Kedua pelaku yang masing-masing berinisial SJ dan DA ini kata Iptu Fajar sudah tiga kali melakukan aksi perampokan di Mimika.
Aksi perampokan yang pertama dilakukan yakni dengan jumlah sekira Rp160 juta, yang kedua Rp290 juta dan yang ketiga terhadap korban berinisial AAJ hingga mengakibatkan korban mengalami luka di bagian jari-jari tangan.
Iptu Fajar juga menyebut, ada salah seorang rekan mereka berinisial DT ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “Informasi yang kita dapatkan terakhir DT ini berada di Makassar,” ungkap Fajar.
Sementara itu, kedua pelaku sindikat perampokan tersebut sebelumnya ditangkap di Jalan Yos Soedarso, menuju Poumako usai dikejar polisi setelah gagal melancarkan aksi perampokan di kediaman korban berinisial AAJ di Jalan Hassanudin Timika.
Saat hendak ditangkap, kedua pelaku sempat melakukan perlawanan namun akhirnya berhasil dilumpuhkan dengan tindakan tegas dan terukur dari polisi.
Kini, kedua pelaku sedang ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Mimika Mile 32, Jalan Agimuga, Distrik Kuala Kencana, Mimika, Papua Tengah guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. (MWW)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang akan…
Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…
Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…
Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…
Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…