Categories: MIMIKA

Staf Ahli DPRK Mimika Jadi Korban Begal

Lengan Terluka Disabet Senjata Tajam

MIMIKA — Aksi kriminalitas jalanan kembali meresahkan warga Kota Timika, Papua Tengah. Faris Rodolfo Nes, seorang pria yang merupakan Staf Ahli Komisi IV DPRK Mimika, menjadi korban pembegalan oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Irigasi Ujung, tepat di depan akses masuk Perumahan Rafless 3, pada Senin (4/5) dini hari.

Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras. Sebelum kejadian, Faris diketahui baru saja menyelesaikan aktivitas malamnya dan sempat singgah di rumah seorang rekan untuk meminjam helm. Berdasarkan keterangan korban, kronologi bermula saat ia bertolak dari Rich Kafe di Jalan Cenderawasih sekitar pukul 00.00 WIT.

Setelah melintasi Jalan WR. Soepratman dan mengambil helm, ia melanjutkan perjalanan menuju Perumahan Rafless 3. Namun, maut nyaris menjemput ketika ia hendak membelokkan kendaraannya ke arah lorong perumahan.

Saat itu, Faris memperlambat laju motornya tanpa menyadari bahwa dua orang pria yang berboncengan dengan menggunakan motor matic hitam telah membuntutinya dari belakang. Korban awalnya mengira kedua orang tersebut adalah warga perumahan setempat yang juga hendak pulang. Tanpa peringatan, satu dari kedua pelaku langsung melayangkan serangan bertubi-tubi menggunakan senjata tajam jenis parang. Tebasan pertama menghantam helm korban, sementara serangan kedua menghancurkan spion motor.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Komisi IV Sayangkan Aset Terbuang Percuma

Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…

8 hours ago

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

9 hours ago

Marak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…

10 hours ago

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

11 hours ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

12 hours ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

13 hours ago