Serangan ketiga mengenai lengan korban, dan sabetan berikutnya sempat mendarat di punggung. Beruntung, jaket mantel tebal yang dikenakannya mampu meredam tajamnya parang, meski lengannya tetap mengalami luka serius. Pelaku yang berjumlah dua orang dan mengenakan pakaian serba hitam tersebut langsung melarikan diri usai beraksi. “Ciri-cirinya pakai baju hitam kurus-kurus, kayaknya anak-anak usia SMP/SMA,” ujar Faris saat dikonfirmasi, Senin pagi.
Faris mengaku tidak menyadari sejak kapan pastinya ia mulai diikuti oleh para pelaku karena kondisi cuaca dan visibilitas yang terbatas saat hujan. Akibat penyerangan tersebut, korban mengalami luka robek yang cukup dalam pada bagian lengan. Faris telah menjalani pemeriksaan medis di RSUD Mimika. “Sudah tadi malam (dapat penanganan medis) 6 jahitan,” katanya. “Sebentar saya mau buat laporan polisi,” pungkas Faris. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok…
Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…
Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…
Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…
- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…
Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah. Di setang sepeda, bendera Merah…