

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra meninjau langsung olahan pangan loka yang disajikan dalam Festival Kuliner Makanan Tradisional di Sentani, Senin (28/7). (foto;Yohana/Cepos)
SENTANI – Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XXII Papua melaksanakan Festival Kuliner Makanan Tradisional di Kabupaten Jayapura. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan lokal Papua.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra menjelaskan, kegiatan ini merupakan ajang promosi kuliner lokal yang ada di Kabupaten Jayapura.
“Kami sangat berterima kasih kepada Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XXII Papua yang telah melaksanakan kegiatan ini, kami akan terus melakukan pendampingan kepada para mana-mana Papua agar dapat meningkatkan kreasi pangan lokal, menjadikan pangan lokal sebagai sumber pendapatan bagi perekonomian masyarakat,” katanya kepada wartawan, Senin (28/7).
Menurutnya, setiap kreasi pangan lokal yang dipamerkan dalam festival kuliner ini, tidak kalah dengan jajanan modern.
“Kalau dinilai dari sisi rasa, nilai gizi dan ekonomi, kuliner lokal jauh lebih unggul, sekarang tinggal bagaimna kuliner lokal bisa dikemas dengan baik, memiliki logo halal, maka untuk pemasaran pasti pemerintah siapkan,” terangnya.
Menurut Elisa, dengan kegiatan -kegiatan positif seperti ini, akan menjadi promosi pariwisata kedepannya di Kabupaten Jayapura.
“Kita juga berharap agar disemua tempat-tempat pariwisata dapat didukung dengan kuliner lokal, agar secara keseluruhan dunia pariwisata di Kabupaten Jayapura semakin meningkat,” tambahnya.
Page: 1 2
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…
Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…
Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…
Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…
“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…
Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…