“Saya pernah bertugas di sini, urus peternakan sapi dan pertanian. Saya tahu betul potensi wilayah ini. Mobil-mobil dulu penuh hasil tani,” kenangnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur dan tekad untuk kembali melayani masyarakat. “Saya bekerja di belakang rumah, tapi Tuhan beri tempat di depan masyarakat. Sekarang tangan sudah gatal ingin melayani kembali,” tuturnya.
Sementara itu, Benhur Tomi Mano (BTM) menyampaikan apresiasi kepada para relawan, khususnya kaum perempuan, yang telah mempersiapkan deklarasi tersebut. Ia juga mengungkapkan kenangan saat menjabat sebagai Camat Nimbokrang dan menegaskan komitmennya untuk mendengar dan menampung aspirasi masyarakat Grime Nawa. “Saya maju sebagai Gubernur Papua bukan untuk mencari kekayaan, tetapi ingin mendorong kesejahteraan masyarakat Papua,” tegas BTM. (rel)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dalam laporan tersebut, kekayaan Suyudi terdiri atas sejumlah aset tidak bergerak dan bergerak. Untuk tanah…
”Kapolri baru, harapan baru untuk membenahi institusi Polri,” ujar Abdul Rachman Thaha yang akrab disapa…
Usai dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam), Jenderal TNI Dudung Abdurachman…
Selama lebih dari dua dekade, ia memilih bertahan dan ikut merajut masa depan anak-anak di…
Aksi ini banyak muncul di media sosial mengingat para mahasiswa yang terlibat nampaknya telah siap…
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…