“Saya pernah bertugas di sini, urus peternakan sapi dan pertanian. Saya tahu betul potensi wilayah ini. Mobil-mobil dulu penuh hasil tani,” kenangnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur dan tekad untuk kembali melayani masyarakat. “Saya bekerja di belakang rumah, tapi Tuhan beri tempat di depan masyarakat. Sekarang tangan sudah gatal ingin melayani kembali,” tuturnya.
Sementara itu, Benhur Tomi Mano (BTM) menyampaikan apresiasi kepada para relawan, khususnya kaum perempuan, yang telah mempersiapkan deklarasi tersebut. Ia juga mengungkapkan kenangan saat menjabat sebagai Camat Nimbokrang dan menegaskan komitmennya untuk mendengar dan menampung aspirasi masyarakat Grime Nawa. “Saya maju sebagai Gubernur Papua bukan untuk mencari kekayaan, tetapi ingin mendorong kesejahteraan masyarakat Papua,” tegas BTM. (rel)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pengelola APMS Putra Baliem Mandiri Magi Pasaribu menegaskan putusan hukum tertinggi itu bersifat final dan…
Kota Jayapura jadi penyelenggara setelah mendapat kepercayaan dari The Japan Foundation Jakarta. Dalam festival…
Plt Kepala Bandara Mopah Merauke Blasius Basa, S.Sos, MM, kepada wartawan mengungkapkan, penggunaan portal parkir…
Menurut Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Papua Dr. Elia Waromi, S.Pd., M.Pd, data guru…
Almarhumah sendiri telah divonis bersalah dan saat sedang menjalani pidananya tersebut meninggal dunia karena sakit.…
Selain memiliki posisi strategis, wilayah perbatasan Papua juga menyimpan keanekaragaman kekayaan, baik sumber daya alam,…