

Akfitas masyarakat di daerah perbatasan PLBN Skouw beberapa waktu lalu. Gubernur MDF menilai kawasan perbatasan memiliki nilai dan peran strategis bagi sebuah negara. (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Gubernur Provinsi Papua, Mathius D. Fakhiri, menegaskan bahwa kehadiran Seruni KMP di Papua menjadi simbol nyata bahwa pembangunan nasional berjalan secara adil dan merata hingga ke wilayah terluar dan perbatasan negara.
Menurut Gubernur Fakhiri, wilayah perbatasan memiliki nilai dan peran yang sangat strategis bagi sebuah negara dan bangsa. Di kawasan inilah masyarakat Papua berada di garis terdepan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Wilayah perbatasan bukan hanya beranda depan negara, tetapi juga menjadi cerminan kehadiran negara dalam melindungi dan menyejahterakan rakyatnya,” ujar Mathius D. Fakhiri.
Selain memiliki posisi strategis, wilayah perbatasan Papua juga menyimpan keanekaragaman kekayaan, baik sumber daya alam, budaya, maupun kreativitas masyarakat lokal. Kekayaan tersebut, jika dikelola secara tepat dan berkelanjutan, diyakini dapat menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkokoh jati diri Papua dalam bingkai NKRI.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…