Hal tersebut sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Papua saat ini, yakni “Papua yang Baru, Maju, dan Harmonis.” Pemerintah provinsi, kata Fakhiri, terus mendorong pembangunan yang tidak hanya berfokus pada aspek otonomi, tetapi juga keharmonisan sosial serta pemberdayaan masyarakat lokal.
Dalam konteks itu, kehadiran Seruni KMP dinilai sangat relevan dan bermakna. Program pemberdayaan perempuan, pengrajin, hingga pelaku UMKM yang dilibatkan dalam rangkaian kegiatan Seruni KMP merupakan langkah nyata dalam mendorong ekonomi keluarga, membuka akses pasar, meningkatkan kualitas produk kerajinan lokal, serta menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…
Membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Jayapura. Setelah tiba di Danau Emfotte, pengunjung…
Rilis yang diperoleh dari Humas Polres Boven Digoel menyebutkan, pelepasan dilaksanakan di Pelabuhan Tanah Merah…
Swedia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat kemenangan telak pada laga pembuka, sementara Belanda…
Perselisihan menajam setelah KS menolak membayar karena menganggap seluruh kewajibannya telah lunas. Ketegangan tersebut memuncak…