

Akfitas masyarakat di daerah perbatasan PLBN Skouw beberapa waktu lalu. Gubernur MDF menilai kawasan perbatasan memiliki nilai dan peran strategis bagi sebuah negara. (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Gubernur Provinsi Papua, Mathius D. Fakhiri, menegaskan bahwa kehadiran Seruni KMP di Papua menjadi simbol nyata bahwa pembangunan nasional berjalan secara adil dan merata hingga ke wilayah terluar dan perbatasan negara.
Menurut Gubernur Fakhiri, wilayah perbatasan memiliki nilai dan peran yang sangat strategis bagi sebuah negara dan bangsa. Di kawasan inilah masyarakat Papua berada di garis terdepan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Wilayah perbatasan bukan hanya beranda depan negara, tetapi juga menjadi cerminan kehadiran negara dalam melindungi dan menyejahterakan rakyatnya,” ujar Mathius D. Fakhiri.
Selain memiliki posisi strategis, wilayah perbatasan Papua juga menyimpan keanekaragaman kekayaan, baik sumber daya alam, budaya, maupun kreativitas masyarakat lokal. Kekayaan tersebut, jika dikelola secara tepat dan berkelanjutan, diyakini dapat menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkokoh jati diri Papua dalam bingkai NKRI.
Page: 1 2
Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…
Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…
Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…
Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…