

Yunus Wonda (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura berencana melaksanakan program pembinaan terhadap orang mabuk yang dinilai meresahkan masyarakat di wilayah Kabupaten Jayapura.
Program ini merupakan tindak lanjut dari pernyataan Bupati Jayapura Yunus Wonda yang telah disampaikan sejak tahun 2025 lalu, usai dilantik sebagai Bupati Jayapura.
Dalam pernyataannya, Bupati Jayapura menyebutkan bahwa pembinaan terhadap orang mabuk akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan Rindam XVII/Cenderawasih, sebagai bagian dari upaya penertiban dan pembinaan sosial masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jayapura, Korry Simbolon bahwa pada tahun ini pemerintah daerah berkomitmen untuk merealisasikan program pembinaan tersebut.
“Program pembinaan ini meliputi pembinaan fisik, pembinaan mental, pembinaan spiritual, serta pembinaan sosial,” jelas Korry, Selasa (27/1).
Menurutnya, pelaksanaan program tersebut masih menunggu pembahasan dan kajian lebih lanjut bersama sejumlah pihak terkait, antara lain Pemerintah Kabupaten Jayapura, DPR Kabupaten Jayapura, BNN, Satpol PP, pihak Kepolisian, serta Rindam XVII/Cenderawasih.
Page: 1 2
Dalam video yang beredar luas di media sosial, material vulkanik tersebut mengapung sangat rapat hingga…
Kata Ondoafi Piet Ibo, para generasi muda membutuhkan gambaran konkrit yang merubah mindset dan program…
PS Kanit 1 Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Papua, AKP Anugerah Sari Darmawan, mengatakan pihaknya…
Komitmen itu mengemuka dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum Provinsi…
Ia juga dikaitkan dengan blackout disejumlah provinsi di Indonesia. Sontak publik ikut dibuat kaget karena…
Menurut Prabowo, seluruh pejabat negara pada hakikatnya adalah pelayan rakyat. Karena itu, mereka tidak boleh…