“Pembinaan ini masih harus dikaji terlebih dahulu. Akan ada rapat bersama seluruh pihak terkait untuk memutuskan teknis dan pelaksanaan program di masyarakat,” ujarnya.
Korry juga mengungkapkan bahwa durasi pembinaan direncanakan berlangsung sekitar satu minggu untuk setiap angkatan peserta yang terjaring dalam razia orang mabuk.
Terkait anggaran, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jayapura, khususnya Bupati Jayapura, telah menyiapkan alokasi dana untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Upaya ini dilakukan untuk menertibkan perilaku orang mabuk yang selama ini meresahkan masyarakat, sekaligus memberikan pembinaan agar mereka dapat kembali berperilaku positif di tengah masyarakat,” pungkasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Bayangkan saja jika satu kota dilanda cuaca ekstrim seperti hujan es selama berbulan-bulan dan tak…
Direktur Sepakbola Persipura, Alfredo Vera, menegaskan bahwa siapapun yang datang menukangi Persipura pasti memiliki beban.…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan saat ini terdapat sekitar 10 titik CCTV yang…
-Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri meminta adanya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota…
Putu mengatakan, VA ditangkap di Rumah Sakit Kasih Herlina Timika, Papua Tengah, Minggu, 30 Agustus…
Peristiwa obrolan tidak pantas di grup WhatsApp yang beredar di media sosial tersebut dinilai…