“Pembinaan ini masih harus dikaji terlebih dahulu. Akan ada rapat bersama seluruh pihak terkait untuk memutuskan teknis dan pelaksanaan program di masyarakat,” ujarnya.
Korry juga mengungkapkan bahwa durasi pembinaan direncanakan berlangsung sekitar satu minggu untuk setiap angkatan peserta yang terjaring dalam razia orang mabuk.
Terkait anggaran, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jayapura, khususnya Bupati Jayapura, telah menyiapkan alokasi dana untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Upaya ini dilakukan untuk menertibkan perilaku orang mabuk yang selama ini meresahkan masyarakat, sekaligus memberikan pembinaan agar mereka dapat kembali berperilaku positif di tengah masyarakat,” pungkasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kata Ondoafi Piet Ibo, para generasi muda membutuhkan gambaran konkrit yang merubah mindset dan program…
PS Kanit 1 Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Papua, AKP Anugerah Sari Darmawan, mengatakan pihaknya…
Komitmen itu mengemuka dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum Provinsi…
Ia juga dikaitkan dengan blackout disejumlah provinsi di Indonesia. Sontak publik ikut dibuat kaget karena…
Menurut Prabowo, seluruh pejabat negara pada hakikatnya adalah pelayan rakyat. Karena itu, mereka tidak boleh…
Anggota DPR Papua jalur Pengangkatan Otonomi Khusus (Otsus) Daerah Pengangkatan Kabupaten Biak Numfor, Musa Sombuk,…