

Ruas jalan Pasar Lama Sentani yang seringkali menjadi langganan banjir. OPD terkait diharap segera menyikapi hal tersebut. Foto ini diambil, Jumat, (24/12). (FOTO: Robert Mboik Cepos)
SENTANI- Masyarakat yang tinggal di sekitar jalan Pasar Lama Sentani selalu was-was saat hujan turun. Mereka sangat terganggu dengan kondisi ruas jalan yang seringkali tergenang air pada saat hujan tiba.
” Keluhan ini sudah kami sampaikan berulang kali, tapi tidak tahu kapan masalah ini diatasi” ungkap Ibnu, salah satu warga di kompleks Pasar Lama Sentani ketika ditemui media ini usai hujan mengguyur wilayah itu, Jumat (24/12).
Masalah di wilayah itu sebenarnya bukan saja persoalan meluapnya air dari saluran drainase yang sebagian besar mengalami pendangkalan akibat sedimentasi dan tumpukan sampah dlam saluran drainase itu.
“Kalau musim hujan, jalan utama di depan ini selalu tergenang air karena meluapnya drainase di depan. Kemudian jalan ini juga sangat tidak nyaman karena seringkali macet” ujarnya.
Persoalan saluran drainase ini sebenarnya sudah pernah ditangani oleh pemerintah, namun hanya pengerukan di beberapa titik saja. Pekerjaan itu tampaknya tidak memberikan solusi atas persoalan yang terjadi di kawasan tersebut.
Pihaknya berharap agar Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui OPD terkait bisa membenahi, baik saluran drainase maupun ruas jalan di beberapa titik yang sudah mengalami kerusakan yang cukup parah.(roy/tho)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…