Categories: SENTANI

Pemerintah Harus Berdayakan Pengusaha OAP

SENTANI- Ketua DPRD Kabupaten Jayapura,  Klemens Hamo secara terbuka melakukan pertemuan dengan seluruh perwakilan pengusaha lokal orang asli Papua (OAP) bersama dengan pihak Gapensi Kabupaten Jayapura di Gedung DPRD Kabupaten Jayapura,  Kamis (24/2) kemarin.

Pertemuan ini dilakukan dalam rangka mencari titik temu terkait polemik adanya indikasi sejumlah oknum anggota DPRD Kabupaten Jayapura, yang disebut pihak pengusaha OAP ikut berperan dalam menentukan pihak ketiga dari sebuah kegiatan di sejumlah organisasi perangkat daerah di Kabupaten Jayapura.

Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Klemens Hamo, usai rapat kepada wartawan mengatakan,  ke depan dia berharap pemerintah bisa membina,  dalam hal ini memberdayakan pengusaha OAP dalam rangka memajukan daerah ini.

“Kalau bisa ke depan rekan-rekan pengusaha dibina terus,   karena ini untuk kepentingan daerah juga. Pembinaan mungkin diberdayakan, ya mungkin teknisnya kami tidak tahu.  Pemerintah daerah juga harus memperhatikan,  mereka tidak bisa mengabaikan terus,”ungkap Klemens Hamo di Gedung DPRD Kabupaten Jayapura, Kamis (24/2) kemarin.

Dia mengatakan,  rapat bersama yang sudah dilakukan pihaknya itu bertujuan bagaimana beberapa pihak itu bisa berkolaborasi.  Misalnya ketika ada hal-hal yang disampaikan oleh sejumlah pengusaha asli Papua, perlu ada komunikasi dan koordinasi, sehingga apa yang menjadi kewenangan mereka perlu diakomodir dan apabila ada anggota DPR yang memang melakukan intervensi terhadap penentuan pihak ketiga yang melakukan pekerjaan, harus dilaporkan ke pimpinan DPR.

“Dari rapat hari ini kami usahakan kerjasama, koordinasi  dan komunikasi harus baik.  Supaya tidak keluar dari aturan-aturan yang berlaku,” katanya.

Apabila DPR sudah memperjuangkan pokok pikiran (Pokir), maka cukup mendorong itu saja agar bisa diakomodir.  Tapi tidak terlibat untuk menentukan siapa yang akan mendapatkan pekerjaan.  Namun apabila ada dan terbukti anggota DPR Kabupaten Jayapura ikut dalam mengendalikan sebuah proyek,  maka akan ada sanksi yang dikenakan sesuai aturan yang berlaku. (roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

4 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

5 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

6 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

7 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

8 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

9 hours ago