“Namun ada beberapa hal yang jadi kendala dalam pengelolaan parkir pasti ada perebutan area parkir tapi jika dilaksanakan mereka sendiri bisa merasa lebih memiliki dan menumbuhkan masyarakat untuk menjaga, karena tempat mereka mencari penghasilan,”imbuhnya.
Lanjutnya, kerjasama ini mulai tanggal 6 Maret 2024 dan secara berkala akan dievaluasi. Dalam kerjasama ini tentu ada target berdasarkan uji petik yang dilakukan Bapenda, namun dilakukan dengan pembagian hasil pendapatan 60 persen untuk asosiasi dan Pemda 40 persen.
Ditambahkan, juru parkir resmi yang telah direkrut pihak asosiasi sebanyak 41 orang, yang terbagi di Wilayah Sentani dan nanti menyusul sampai ke daerah Doyo Distrik Waibu. Untuk parkir kendaraan roda dua sekarang sesuai Perda dikenakan retribusi Rp 2.000 sedangkan roda empat Rp 4.000.
“Kami berharap dalam kerjasama ini bisa ditingkatkan sesuai dengan tujuan dari asosiasi karyawan karyawati Papua untuk membuka lapangan kerja,’’tandasnya.(dil/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…
Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…
Berdasarkan data Pelni, arus balik melalui KM Sinabung tujuan Jayapura kali ini mencatat penjualan tiket…
Karena selain mencukupi gizi anak sekolah, setiap SPPG harus mengalokasikan 10 persen untuk pencegahan stunting…
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah…