Arry mengaku, sejatinya anak jalanan yang terlantar di Wilayah Sentani bukan anak asli Kabupaten Jayapura saja, tapi dari luar Kabupaten Jayapura juga ada sehingga dibutuhkan kerjasama dari pemerintah daerah setempat. Jika memang itu bukan berasal dari Kabupaten Jayapura maka bisa dikembalikan ke daerah asalnya melalui kerjasama yang telah dibangun dengan pemerintah Kabupaten Jayapura.
Dia menjelaskan, untuk tempat atau lokasi yang akan dijadikan rumah aman yakni salah satu gedung di samping Kantor Dinas Sosial Kabupaten Jayapura yang ada di dekat Polres Jayapura akan direnovasi atau pemugaran supaya dapat difungsikan.
“Kami sebenarnya sudah merencanakan pembangunan cukup lama, tetapi terkendala masalah anggaran sehingga belum terealisasi hingga saat ini,”ujarnya.
Ditambahkan, rumah aman juga dianjurkan oleh Kementerian Sosial RI untuk setiap Dinas Sosial daerah harus memiliki rumah aman. Dengan pembangunan rumah aman, diharapkan anak- anak terlantar dan korban kekerasan bisa dilindungi serta mendapat pembinaan.(dil/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…
Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…
Berdasarkan data Pelni, arus balik melalui KM Sinabung tujuan Jayapura kali ini mencatat penjualan tiket…
Karena selain mencukupi gizi anak sekolah, setiap SPPG harus mengalokasikan 10 persen untuk pencegahan stunting…
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah…