

Aktivitas warga PNG saat berbelanja di pasar perbatasan di Skouw, Jayapura. (Foto/Antara)
JAYAPURA – Kantor Bea Cukai Jayapura selama tahun 2025 mencatat nilai ekspor ke Papua Nugini yang dilakukan melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw sebesar Rp92,9 miliar.
Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp50,54 miliar, kata Kepala Bea Cukai Jayapura Fungki Awaludin kepada Antara di Jayapura, Rabu.
Fungki yang didampingi Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan (KIP) Eston Erlangga mengatakan, secara keseluruhan ekspor ke PNG yang dilakukan melalui PLBN Skouw, Kota Jayapura tercatat Rp92.931.169.629.
Nilai ekspor selama tahun 2025, kata Fungki, meningkat dibanding tahun 2024 yang tercatat Rp50,54 miliar. “Memang ekspor dari Jayapura ke PNG di tahun 2025 mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” kata Fungki seraya menambahkan, ekspor yang dilakukan PNG itu lebih banyak dilakukan melalui darat dari PLBN Skouw ke Vanimo, ibukota Provinsi West Sepik, PNG.
Komoditi yang diekspor ke PNG itu sebagian besar merupakan peralatan rumah tangga, minuman dan makanan yang mencapai Rp59.675.531.962,- kemudian menyusul perlengkapan bahan bangunan Rp16 miliar.
Page: 1 2
Ia tak menampik bahwa Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan terkait pelanggaran HAM yang belum sepenuhnya…
Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM adalah sebuah hal yang lumrah. Dimana lima region lainnya dibelahan…
Evan Soumilena dikenal sebagai pemain Tim Nasional Futsal Indonesia yang aktif membela Indonesia di berbagai…
Kegiatan patroli menyasar sejumlah titik pusat aktivitas masyarakat, seperti pertokoan, kios pedagang, serta ruas jalan…
Dalam pertemuan tersebut, Iptu Wilhelma Kurut menyampaikan keprihatinan atas maraknya penyakit masyarakat di kalangan pemuda,…
Tujuan dari ketentuan ini adalah untuk menciptakan mekanisme seleksi yang lebih objektif, terstandar, dan adil,…