

Herianto Baan (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA– Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jayapura, Papua memperkuat pengawasan peredaran obat dan pangan melalui platform daring guna mencegah beredar produk yang tidak memenuhi ketentuan di wilayah itu.
Kepala BBPOM Jayapura Herianto Baan, mengatakan pengawasan daring dilakukan seiring dengan peningkatan aktivitas jual beli obat dan pangan melalui lokal pasar dan media sosial di Papua.
“Peredaran produk secara online saat ini cukup masif, sehingga kami juga menyesuaikan pola pengawasan dengan melakukan pemantauan penjualan obat dan pangan di platform daring,” katanya di Jayapura, Rabu.
Dalam pengawasan tersebut, BBPOM Jayapura melakukan penelusuran terhadap akun penjual yang diduga, antara lain memasarkan produk tanpa izin edar, produk kedaluwarsa, maupun produk yang tidak sesuai dengan ketentuan keamanan dan mutu.
“Hingga kini kami belum menemukan, namun BBPOM Jayapura terus memperketat pengawasan,” ujarnya.
Page: 1 2
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…