

Suasana pencanangan Sensus Ekonomi 2026 saat Wakil Bupati Jayapura memakaikan rompi pertada para petugas sensus ekonomi siap mendata masyarakat dilapangan, Kamis (11/6). (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Wakil Bupati Jayapura, Haris R. Yocku, meminta seluruh petugas Sensus Ekonomi 2026 untuk menjaga kesehatan, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pendataan di lapangan. Hal tersebut disampaikan Haris saat menutup kegiatan pelatihan petugas Sensus Ekonomi 2026 yang telah berlangsung selama hampir satu pekan di Sentani.
Menurutnya, pelaksanaan sensus ekonomi merupakan kegiatan nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Setelah sensus terakhir pada tahun 2016, kegiatan serupa kembali dilaksanakan pada tahun 2026.
“Pelatihan sudah dilaksanakan kurang lebih hampir seminggu dan hari ini ditutup. Selanjutnya para petugas akan melaksanakan tugas yang sesungguhnya di lapangan,” ujar Haris.
Ia mengatakan, pelaksanaan sensus ekonomi di Kabupaten Jayapura bukan pekerjaan yang mudah karena mencakup 139 kampung, sejumlah kelurahan, dan 19 distrik yang tersebar di wilayah kabupaten. Meski demikian, Haris optimistis para petugas yang telah mendapatkan bimbingan teknis dan pelatihan mampu menjalankan tugas dengan baik.
“Saya percaya peserta yang sudah diberikan pelatihan oleh para instruktur akan melaksanakan tugas mereka dengan baik. Ke depan mereka akan menghadapi berbagai tantangan di lapangan dan tugas kita adalah mendoakan agar mereka dapat bekerja dengan baik,” katanya.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…
“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…
Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia. Lebih dari 17…
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG 725/WRG Letkol Inf Muhamad Safril menyatakan meskipun saat iniTNI/POLRI sedang diberikan…