Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari pendidikan, sosial, kesehatan, ekonomi, hingga lingkungan hidup. Semua ini disusun agar sejalan dengan visi-misi pembangunan Kabupaten Jayapura.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal PTSP Kabupaten Jayapura, Alex Rumbobiar, mengaku, program ini secara khusus diarahkan bagi Orang Asli Papua (OAP) di wilayah adat pembangunan III dan IV. Dan sebelumnya juga pernah di lakukan di wilayah pembangunan I dan II.
Pendekatan ini menekankan keterlibatan masyarakat adat, termasuk tokoh-tokoh seperti kepala suku, ondoafi, dan kepala distrik. Mereka diundang untuk memberikan masukan mengenai potensi yang dapat dikembangkan di wilayah masing-masing.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penilaian itu disampaikan PAHAM Papua menyusul laporan polisi yang didaftarkan Mama Yasinta di Polda Metro…
Bagi masyarakat Kamoro, Karapao bukan sekadar selebrasi visual. Ini adalah poros warisan leluhur yang melilitkan…
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…