

Anggota DPD RI Arianto Kogoya (batik Papua) saat kunjungan kerja di Kantor BNN Papua, Selasa (9/9). (Foto/Istimewa)
JAYAPURA-Anggota DPD RI, Arianto Kogoya, melakukan kunjungan kerja ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua, Selasa (9/9). Dalam pertemuan tersebut, Arianto menerima sejumlah masukan sekaligus harapan dari pihak BNN Papua terkait penanganan penyalahgunaan narkotika di Bumi Cenderawasih.
BNN Papua mengungkapkan beberapa persoalan utama yang dihadapi, antara lain meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan anak usia dini dan remaja.
Selain itu, keterbatasan fasilitas balai rehabilitasi membuat banyak pengguna harus menjalani perawatan di luar Papua dengan biaya tinggi yang kerap membebani keluarga.
BNN juga menghadapi keterbatasan anggaran, sarana pendukung, serta sumber daya manusia, sehingga kinerjanya belum optimal menjangkau seluruh wilayah Papua.
Kurangnya dukungan keluarga dan pengaruh lingkungan yang kurang baik turut memperparah persoalan narkoba di kalangan generasi muda.
Menanggapi hal tersebut, Arianto Kogoya menegaskan bahwa penanggulangan narkoba merupakan program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto. Untuk itu penanggulangannya harus menjadi perhatian semua pihak, terutama BNN Pusat dan para pemangku kepentingan.
Page: 1 2
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…