Categories: SENTANI

Polisi Terus Dalami Kasus KDRT di Keerom

  Terduga pelaku YM sendiri telah diamankan di Mapolres Keerom sejak Jumat (7/2) dan mengakui perbuatannya telah memukul korban pada bagian wajah sebanyak satu kali.

  “Adapun saksi yang kami mintai keterangan ada sekitar empat orang, dalam proses atau laporan polisis ini kami masih dalam tahap penyelidikan,” ungkap Veliks kepada Cenderawasih Pos, Senin (10/2).

  “Kami masih mengumpulkan bukti-bukti untuk dinaikan ke tingkat penyidikan, dan setelah cukup alat bukti akan kami tetapkan tersangka, sebelumnya kami akan lakukan gelar perkara lebih dulu,” sambungnya.

  Dia juga membeberkan bahwa motif penganiayaan terduga pelaku kepada korban karena terbakar api cemburu.

  Kemudian pihak keluarga korban, Mustain mengatakan bahwa keluarga korban hanya meminta keadilan dan berharap pihak kepolisian Polres Keerom bisa memproses terduga pelaku.

  Dia juga meluruskan terkait adanya potongan vidio yang beredar bahwa pihak kepolisian Polres Keerom tidak memproses laporan korban.

“Adapun vidio yang viral itu saat korban ada di kampung (rumah sakit), ada masyarakat yang datang dan seakan-seakan menjatuhkan institusi. Intinya kalau ada laporan pasti diproses, dan kami dari keluarga tidak pernah menyampaikan bahwa kami sudah melapor, dan tidak diproses, tidak ada seperti itu,” ucapnya.

  “Intinya setelah meninggal baru kami tahu, dari keluarga tidak ada yang menyampaikan bahwa karena tidak diproses, karena memang tidak ada laporan. Kami keluarga yang di Keerom baru tahu adanya penganiayaan setelah korban meninggal. Kan kalau kami tahu sebelumnya kami pasti lapor,” pungkasnya. (eri).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pemkab Tolikara Gelar Advokasi dan Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak, Dorong Terwujudnya Kabupaten Layak AnakPemkab Tolikara Gelar Advokasi dan Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak, Dorong Terwujudnya Kabupaten Layak Anak

Pemkab Tolikara Gelar Advokasi dan Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak, Dorong Terwujudnya Kabupaten Layak Anak

Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Kegiatan Advokasi dan…

1 day ago

Realisasi APBD Papua Baru 36 Persen

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, L. Christian Sohilait mengatakan, realisasi anggaran sebesar 36 persen tersebut…

1 day ago

Persipura Hanya Butuh 30 Pemain

Angka tersebut jauh lebih sedikit dibangdingkan musim lalu yang mencapai 35 pemain dalam satu musim.…

1 day ago

Salah Jika Menganggap Demo Identik dengan Gangguan Keamanan

Selain sebagai pusat pemerintahan, posisi strategis Jayapura membuat berbagai aksi yang digelar di kota ini…

1 day ago

Ajak Buka Buku Meski Putar Gelas, Lem Aibon, Putus Sekolah Jadi Pemandangan Sehari-hari

Berangkat dari keprihatinan melihat anak-anak muda yang tumbuh di tengah lingkungan yang lekat dengan minuman…

1 day ago

KNPB Sayangkan Adanya Aksi Tandingan

Dalam aksinya, kelompok ini mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut secara tuntas insiden…

2 days ago