Ia menjelaskan bahwa ambulans harus selalu dilengkapi dengan obat-obatan emergency, tabung oksigen, peralatan resusitasi, tandu, hingga perlengkapan komunikasi. Dengan kesiapan yang lengkap, diharapkan proses rujukan pasien dapat dilakukan tanpa hambatan dan keselamatan pasien lebih terjamin hingga tiba di rumah sakit terdekat.
Dinas Kesehatan juga berencana melakukan evaluasi berkala untuk memastikan kelayakan setiap ambulans, sekaligus memberikan pendampingan kepada petugas Puskesmas terkait standar operasional penggunaan ambulans.
“Ambulans harus benar-benar siap. Jangan sampai ketika ada pasien rujukan, justru peralatan tidak lengkap. Kesigapan ambulans adalah bagian dari pelayanan kesehatan yang tidak bisa ditunda,” tegasnya.
Pemerintah daerah berharap upaya ini dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara merata di seluruh distrik serta mempercepat penanganan kasus-kasus yang membutuhkan tindakan darurat. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 berhasil mengamankan lima orang yang diduga menjadi penghubung sekaligus…
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Jayapura Yunus Wonda, bersama Wakil Bupati Jayapura Haris R. Yocku serta…
Saat razia berlangsung, petugas memberhentikan sebuah kendaraan jenis Mitsubishi Triton berwarna silver dengan nomor polisi…
Hal itu pun disampaikan Rismon setelah menemui Wapres Gibran di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat,…
Hasil ini mengukuhkan Persido Dogiyai sebagai juara Grup A dengan koleksi 7 poin, sementara Persemi…
Menurut Yunus Wonda, sensus ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang sangat penting dalam menyediakan data…