Ia menjelaskan bahwa ambulans harus selalu dilengkapi dengan obat-obatan emergency, tabung oksigen, peralatan resusitasi, tandu, hingga perlengkapan komunikasi. Dengan kesiapan yang lengkap, diharapkan proses rujukan pasien dapat dilakukan tanpa hambatan dan keselamatan pasien lebih terjamin hingga tiba di rumah sakit terdekat.
Dinas Kesehatan juga berencana melakukan evaluasi berkala untuk memastikan kelayakan setiap ambulans, sekaligus memberikan pendampingan kepada petugas Puskesmas terkait standar operasional penggunaan ambulans.
“Ambulans harus benar-benar siap. Jangan sampai ketika ada pasien rujukan, justru peralatan tidak lengkap. Kesigapan ambulans adalah bagian dari pelayanan kesehatan yang tidak bisa ditunda,” tegasnya.
Pemerintah daerah berharap upaya ini dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara merata di seluruh distrik serta mempercepat penanganan kasus-kasus yang membutuhkan tindakan darurat. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…