

John Wicklif Tegai
SENTANI -Bahasa Ibu atau bahasa daerah yang ada di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura, harus dijaga dan dirawat dengan baik. Jangan sampai adanya perkembangan zaman dan teknologi membuat bahasa ibu di Sentani luntur dan hilang ditelan zaman.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Jayapura mendorong Dinas Pendidikan bisa merawat dan menjaga bahasa ibu khas Sentani melalui kurikulum khusus. Termasuk para penuturnya baik dari komunitas, guru atau orang tua bisa terus membantu mengajarkan bahasa ibu di Kabupaten Jayapura. Hal ini dikatakan Asisten III Bidang Admistrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura John Wicklif Tegai, Senin (5/6).
Dijelaskan, bahasa adalah budaya yang menunjukkan identitas daerah itu. Biasanya bahasa pertama yang dipelajari oleh seorang anak dari keluarga sebagai lingkungan terdekat dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari dikenal sebagai bahasa ibu.
Dalam konteks Indonesia, bahasa ibu seringkali diartikan sebagai bahasa daerah, meskipun bahasa ibu ini bisa saja Bahasa Indonesia, terutama bagi anak-anak yang tinggal di perkotaan.
Oleh karena itu, untuk di wilayah Kabupaten Jayapura terdiri dari berbagai suku, maka bahasa ibunya juga tetap harus dirawat dan dijaga dengan baik, terutama anak- anak generasi sekarang harus tetap dilatih untuk menggunakan bahasa ibu.
Page: 1 2
Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…
Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…
Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…
Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…
Gebyar Pajak 2026 yang digelar di halaman Kantor Bapenda Papua, Kamis, 13 Agustus 2026,…
Menindaklanjuti arahan Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda)…