Diakui, bahasa ibu mengandung filosofi, kearifan dan pandangan hidup masyarakat penggunanya dan bahasa ibu di Kabupaten Jayapura sarat dengan pesan moral dan ada juga humornya.
Supaya bahasa ibu ini tidak hilang begitu saja, maka hal yang dilakukan pemerintah yakni Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk melindungi bahasa daerah dari ancaman kepunahan. Selain memasukkan bahasa daerah ke dalam muatan lokal kurikulum di sekolah, pemerintah juga melakukan upaya revitalisasi dalam program “Merdeka Belajar”.
Dengan sering dibuatnya kegiatan dari Balai Bahasa Papua di Sentani, ini menunjukkan keseriusan pemerintah peduli dalam menjaga dan merawat bahasa ibu di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura.(dil/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat menyiapkan stok beras sebanyak 27.900 ton…
Dia menjelaskan pihaknya berharap fasilitas olahraga yang dibangun menjadi sarana bagi para siswa untuk…
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi Partai Golkar hingga tingkat akar rumput sebagai…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…