

dr. Anton Mote(foto: Yohana/Cepos)
SENTANI – Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan di tingkat kampung, khususnya melalui penguatan pelayanan di Puskesmas Pembantu (Pustu) yang tersebar di berbagai wilayah.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menambah tenaga dokter di sejumlah fasilitas kesehatan. Setiap Pustu ditargetkan mendapat tambahan dua dokter agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, menjelaskan pihaknya telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah wilayah dan menemukan masih ada beberapa Pustu yang belum berfungsi secara optimal.
Menurutnya, kondisi tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, seperti persoalan keamanan, keterbatasan fasilitas penunjang bagi tenaga kesehatan, hingga kondisi geografis yang cukup jauh dan minim penerangan.
“Setelah kami turun ke lapangan, memang masih ada beberapa Pustu yang belum berjalan. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor seperti masalah keamanan, fasilitas tempat tinggal petugas yang belum memadai, hingga daerah yang sangat jauh dengan keterbatasan penerangan,” jelasnya, Senin (9//3).
Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk melengkapi fasilitas yang dibutuhkan agar pelayanan kesehatan di Pustu dapat kembali berjalan.
Selain itu, pada tahun 2025 lalu Pemerintah Kabupaten Jayapura juga telah membangun 58 Pustu baru di sejumlah kampung yang sebelumnya belum memiliki fasilitas kesehatan atau bangunannya sudah tidak layak.
“Sebagian Pustu sebelumnya sudah rusak bahkan ada yang belum ada sama sekali. Tahun 2025 kemarin kita sudah membangun 58 Pustu dan sudah diresmikan oleh Bapak Bupati serta tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Jayapura,” katanya.
Tidak hanya itu, Dinas Kesehatan juga terus memperkuat pelayanan di tingkat Puskesmas, baik dari sisi fasilitas maupun standar pelayanan kepada masyarakat.
Page: 1 2
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…