Saat ini, Program MBG di Papua telah melayani sekitar 6.600 hingga 7.000 penerima manfaat, dengan 175 hingga 179 dapur MBG yang sudah beroperasi. Mayoritas penerima masih berasal dari kalangan peserta didik TK hingga SMA.
Ia mengakui bahwa kelayakan mitra SPPG belum sepenuhnya 100 persen, namun rata-rata sudah mencapai 80 persen. Kendala utama saat ini adalah kelengkapan administrasi seperti sertifikat laik higienis, sertifikat keamanan pangan, dan sertifikat halal yang masih dalam proses.
“Secara umum program sudah berjalan baik dan terus menuju penyempurnaan. Kami optimistis ke depan semua persyaratan dapat dipenuhi sehingga pelayanan MBG semakin optimal,” pungkasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…