Categories: SENTANI

SMP Negeri 2 Sentani Pastikan Menu dan Gizi Siswa Terpantau

SENTANI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah dirasakan manfaatnya oleh para siswa SMP Negeri 2 Sentani. Program tersebut dinilai sangat membantu pemenuhan kebutuhan gizi siswa sekaligus menunjang konsentrasi dan aktivitas belajar di sekolah.

Kepala SMP Negeri 2 Sentani, Murni, menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG di sekolahnya dilakukan dengan pengawasan ketat, khususnya terkait menu makanan yang disajikan setiap hari.

“Setiap hari menu MBG dipantau. Setelah makan, ompreng atau wadah makan dikembalikan ke kelas dan guru piket memantau. Dari situ kami bisa melihat apakah makanan habis atau tidak,” ujar Murni, Rabu (14/1).

Ia menyebutkan, setiap kondisi makanan didokumentasikan dan dilaporkan ke pihak pengelola MBG. Jika ompreng dalam kondisi bersih, berarti menu tersebut disukai siswa. Namun jika masih tersisa, akan dilaporkan untuk dievaluasi.

“Kalau menunya kurang disukai anak-anak, kami laporkan. Misalnya ikannya kurang diminati atau lauk tertentu tidak habis, itu langsung kami sampaikan,” jelasnya.

Selain itu, sekolah juga telah diminta untuk mendata siswa yang memiliki alergi makanan. Data tersebut dikumpulkan oleh wali kelas untuk memastikan siswa tidak mendapatkan makanan yang berpotensi membahayakan kesehatannya.

“Sekarang sudah ada pendataan alergi, seperti alergi ikan, telur, atau ayam. Data ini nanti menjadi acuan dapur MBG agar makanan yang diberikan benar-benar aman bagi anak-anak,” katanya.

Murni mengapresiasi pelayanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan tim MBG yang dinilainya responsif dan terbuka terhadap masukan. “Kalau ada hal yang kurang sesuai, kami langsung komunikasikan dan tim MBG segera datang ke sekolah untuk menindaklanjuti. Pelayanannya semakin baik,” ujarnya.

Saat ini, SMP Negeri 2 Sentani memiliki sekitar 1.232 siswa yang setiap hari menerima manfaat program MBG, dengan dukungan tenaga sekolah sekitar 80 orang termasuk petugas keamanan dan kebersihan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

BPKP Minta Pemprov Papua Antisipasi Risiko Sebelum Jadi Masalah

  Koordinator Pengawasan Akuntabilitas Pemda Wilayah I BPKP Provinsi Papua, Hendro Wibowo mengatakan, manajemen risiko…

21 minutes ago

Wali Kota Ajak IKEMAL Perkuat “Satu Gandong”

  Pesan tersebut sejalan dengan harapan Ketua IKEMAL Kota Jayapura, Piter Kainama, yang mengajak seluruh…

1 hour ago

BPBD Jayawijaya Ingatkan Warga, Ada 11 Titik Panas di Beberapa Wilayah

Plt Kepala BPBD, Satpol PP, dan Damkar Kabupaten Jayawijaya Romadlon menyebutkan dari informasi yang dihimpun…

4 hours ago

Capek dan Kurang Tidur, Ratusan Warga Antre Untuk Pijat Refleksi

   Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Papua memberikan layanan pijat kepada warga terdampak kebakaran…

5 hours ago

Masyarakatnya Ramah, Minta Warisan Leluhur Seni dan Budaya Tetap Dijaga

Para turis atau Wisatawan Mancanegara ada dari negara Inggris, Argentina, Amerika Serikat, Australia dan berbagai…

6 hours ago

147 Ribu Pengunjung dan Rp1.2 Miliar Berputar di Khalkote

Festival Danau Sentani (FDS) XV 2026 meninggalkan catatan menarik. Selama rangkaian festival berlangsung, kawasan Pantai…

7 hours ago